Skip to main content

Kesalahan Strategi Sosial Media Para Pemula

Kesalahan Strategi Sosial Media Marketing Oleh Pemula

Anda ingin memanfaatkan atau menggunakan sosial media marketing untuk mengembangkan usaha anda?

Bagus! Namun sebelum Anda melakukannya, alangkah baiknya Anda tahu kesalahan-kesalahan para pemula dalam memarketingkan usahanya di sosial media. Apa saja sih kesalahan yang sering terjadi saat menjalankan strategi sosial media marketing yang dilakukan para pemula?

Oke, inilah kesalahannya:

  1. Tidak konsisten

Oke, kesalahan pertama yang sering dilakukan adalah tidak konsisten. Konsisten disini adalah tidak menentukan jadwal untuk update status yang bermanfaat dan berhubungan dengan usaha.

Tidak konsisten dalam memarketingkan usaha. Hari ini memarketingkan a, besoknya lagi memarketingkan b, besoknya lagi c. dan begitulah tidak focus pada satu produk dulu sampai benar-benar menghasilkan.

  1. Tidak memiliki target yang jelas

Salah satu cara yang baik untuk mengembang bisnis adalah menggunakan media sosial. Tujuan dan target yang jelas ketika menggunakan cara dan strategi sosial media marketing sangatlah diperlukan.

Biasanya, kesalahan yang dilakukan pemula adalah tidak punya target yang jelas untuk dicapai. Contohnya seperti ini: tidak punya target follower/fans, reach, tidak punya target sales, dll.

Jika target yang ingin dicapai jelas maka akan lebih mudah bagi anda mengevaluasi strategi yang anda gunakan.

  1. Terlalu sering update status

Apakah Anda sering sekali update status? Status yang Anda udate seperti apa? Berpromosikah secara terus menerus di media sosial?

Well, itu kesalahan pemula ketika menggunakan media sosial untuk bisnis. Jika hal itu dilakukan, hasilnya adalah follower Anda akan merasa jenuh dan jengkel. Bukannya dapet konsumen, tapi kemungkinan besar Anda akan ditinggalkan oleh mereka.

Baca juga: Strategi Sosial Media Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

Berikan jeda waktu untuk update status. Cukup dengan beberapa kali saja Anda update status dan itu memuat kata-kata yang seharusnya memberikan edukasi atau berita, memberikan hiburan, atau berbagi video.

Di setiap status Anda, jangan langsung menembak follower dengan kata-kata marketing secara langsung ya, tapi seperti yang saya bilang diatas, di setiap status Anda yang memberikan edukasi, berita, humor, atau video, di akhir kata Anda cantumkan link ke status promosi Anda.

Untuk lebih jelasnya lagi, silahkan Anda pelajari caranya bagaimana menggunakan media sosial untuk tujuan marketing di Video sosial Media Marketing.

  1. Komunikasi Yang Anda Bangun Adalah Satu Arah

Sosial media pada dasarnya merupakan media interaksi. Seringkali terjadi komunikasi yang terjadi hanya satu arah. Cobalah bangun percakapan dengan follower/fans anda. Atau anda bisa buat status yang meminta pendapat dari mereka.

Anda akan temui pendapat yang beragam, ada yang setuju dan ada yang tidak setuju. Sebenarnya anda bisa manfaatkan untuk meminta masukan dari follower/fans anda.

  1. Respon Lambat

Kesalahan ini yang paling bikin kesal follower/fans anda. Terlebih jika anda mengacuhkan mereka. Respon lambat sangat tidak disukai oleh siapapun sekalipun produk anda bagus dan bermanfaat. Cobalah merespon pertanyaan dan keluhan secepat mungkin.

  1. Akun Brand Untuk Hal Personal

Kesalahan berikutnya adalah menggunakan akun brand/merek untuk hal yang personal/pribadi. Cobalah buat akun yang berbeda. Jangan anda gunakan akun brand untuk hal-hal yang bersifat pribadi. Terlihat jelas anda kurang professional.

  1. Membeli follower

Kesalahan berikutnya yang sering dilakukan pemula adalah membeli follower atau menggunakan software yang bisa memperbesar follower/fans secara instan. Padahal belum tentu follower kita adalah follower asli, kemungkinan besar adalah follower palsu. Pemula biasanya ingin jaringannya cepat besar. Padahal akun media sosial juga butuh bertumbuh.

  1. Tidak Fokus Menjalankan

Jika anda berpikir memanfaatkan sosial media merupakan strategi yang efektif maka fokuslah menjalankannya. Jangan menerapkan strategi ini untuk sekedar sambilan saja. Bahkan jika perlu anda butuh orang atau tim untuk menghandle sosial media bisnis anda.

  1. Terlalu banyak sosial Media

Terlalu banyak sosial media yang anda gunakan, membuat anda tidak fokus menjalankannya. Mungkin anda mengerti menggunakan beberapa media sosial, tapi bukan berarti semuanya harus anda pakai. Pilihlah paling banyak dua media sosial saja bahkan cukup fokus di satu media sosial saja. Karena yang paling penting adalah bagaimana menjaga konsistensi dan eksistensi dari akun brand anda.

Nah, sekarang Anda sudah tahu kesalahannya bukan. Fokuslah kepada beberapa sosial media dulu seperti Facebook, twitter, instagram, dan google plus. Itu adalah sosial media terbesar yang bisa dibilang tempat potensial untuk mengembangkan bisnis Anda.

Oke deh, sekian dulu informasi dari saya. Jangan lupa ya tinggalkan jejak dengan berkomentar.

Baca Juga: Aplikasi Tambahan yang Mempermudah Marketing Anda Menggunakan Media Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *